man-person-hands-coffee

5 Aplikasi Berguna Untuk Filmmaker Pemula

Dalam membuat film banyak hal yang perlu dipersiapkan, baik dalam tahap pra-produksi, produksi, dan pasca produksi. Dengan beberapa aplikasi ini dapat membantumu dalam menulis cerita, menulis ide-ide sampai mengedit film kamu hingga selesai.

1. Evernote

5 aplikasi berguna untuk filmmaker pemula

Pada tahap pra produksi kamu harus menulis ide-ide menarik yang datangnya tak terduga, melakukan riset atau penelitian, mengobservasi, mewawancara orang yang terkait dengan cerita yang kamu buat. Untuk menyimpan itu semua diperlukan aplikasi untuk memudahkan kamu dalam menulisnya. Aplikasi ini sangat membantu karena mudah digunakan fiturnya banyak, dan yang bagian menariknya adalah aplikasi ini gratis dengan syarat file yang kamu upload tidak melebihi 60 mb/hari.

2. Celtx

celtx

Dalam tahap pra produksi sebuah film diperlukan sebuah skenario atau lebih khususnya screenplay untuk karya visual. Berbeda dengan aplikasi Evernote, meskipun sama-sama aplikasi untuk mencatat, aplikasi ini khusus digunakan untuk menulis skenario bahkan lebih dari itu aplikasi ini bisa menjadi management pra produksi, membuat storyboard, sket blocking lighting dan kamera, jadwal shooting, breakdown script, dll.

Baca Juga: Mengenal Camera Angle Pada Film

Baca juga: 8 Situs Filmmaking yang wajib kamu kunjungi

3. Clapperboard

clapperboard

Di dalam tahap produksi clapperboard merupakan alat yang tidak boleh kamu anggap sepele, karena alat ini sangat penting untuk membantu dalam sinkronisasi gambar dan suara, dan juga untuk memilih dan menandai adegan tertentu selama proses produksi. Suara “ctek” dari clapperboard membuat gambar dapat diidentifikasi dengan mudah pada jalur audio. Aplikasi ini sangat berguna jika kamu tidak punya atau lupa membawa alat ini ketika sedsang berada di lokasi shooting. Ada banyak fitu-fitur yang tidak kalah menarik dalam aplikasi ini diantaranya:

  • Countdown
  • Scene, shot dan take
  • Title
  • Date & Time
  • MOS, Int./Ext. & Day/Night/Dawn
  • Automation (take upcounting)

4. Wondershare Filmora

wondershare filmora

Dalam tahap pasca produksi pada dasarnya adalah kegiatan editing. Editing video merupakan proses menyusun dan menata hasil rekaman gambar menjadi satu keutuhan berdasakan naskah. Pekerjaan editing meliputi capturing/importing, pemotongan, penggabungan, penyisipan gambar, transisi dan gambar pendukung lainnya serta pemaduan suara.

Untuk kamu yang masih baru dalam mengedit video, aplikasi Filmora ini layak untuk kamu pakai karena mudah digunakan dan berisi semua fitur dasar yang kamu inginkan. Tidak hanya itu, dalam aplikasi ini terdapat beberapa efek yang menarik baik yang gratis maupun berbayar.

Baca juga: Filmora 9 sudah rilis, apa saja kelebihannya?

5. Adobe Premiere Pro

premiere pro

Bagi filmmaker pemula aplikasi ini sangat membantu untuk meningkatkan skill dalam mengedit video, karena hampir semua yang kamu butuhkan dalam mengedit video ada disini. Selain itu terdapat beberapa fitur dan interface yang sangat bagus sehingga memudahkan kamu dalam menggunakannya. Diantara beberapa kelebihan aplikasi ini adalah:

  • Memiliki timeline yang dapat diisi dengan banyak sekali video serta audio untuk memperkaya efek dan memperbagus video yang kamu buat.
  • Ada banyak sekali dukungan file video yang dapat diedit oleh Premiere Pro. Dengan demikian kamu tidak perlu direpotkan karena harus mengubah format video dari satu file ke file yang lain terlebih dahulu sebelum pada akhirnya dibuka pada Premiere Pro.
  • Mendukung format output berupa video HD
  • Memiliki auto save project yang dapat membantu mengantisipasi listrik mati atau crash ditengah jalan yang dapat menyebabkan proyek editing yang sedang dilakukan lupa di save. Dan masih banyak lagi fitur-fitur menarik lainnya.